Mengenal Macam-Macam Pakaian Adat Riau

Pakaian adat Riau

Pakaian Adat Riau –┬áProvinsi Riau dikenal sebagai daerah yang mengangkat tinggi nilai-nilai budaya melayu yang berlandaskan islam. Masyarakat Melayu yang bercampur dengan nilai islam yang membentuk budaya khas sendiri, salah satunya yakni budaya khas dalam bentuk pakaian adat Riau.

Macam-macam pakaian adat Riau

Pakaian adat Riau sarat dengan nilai-nilai agama dan adat, dengan gaya dan model sesuai dengan budaya masyarakat Indonesia. Model dan ciri khas pakaian adat Riau yang cukup sederhana ini menjadikan pakaian ini erat dengan gaya pakaian masyarakat Melayu.

Pakaian adat Riau terdiri dari bermacam-macam sesuai dengan momen saat dikenakan, yaitu :

1. Pakaian adat resmi

Pakaian adat Riau ini biasanya dikenakan pada acara resmi pemerintahan. Untuk pakaian pria terdiri dari baju kurung cekak musang lengkap beserta kopiah dan sarungnya. Semua bahan dari pakaian terbuat dibuat kain sutra dan satin yang berkualitas tinggi. Bisa di cek di http://3.0.234.19/

Sedangkan untuk wanitanya yaitu baju kebaya laboh dengan bahan dasar kain tenun khas daerah masyarakat Riau seperti Terengganu, Indragiri, Siak, dan lainnya.

Untuk Kebaya yang dikenakan oleh wanita yang masih gadis dibuat dengan panjang hingga 3 jari di atas lutut. Sedangkan untuk kebaya yang dikenakan wanita dewasa dan setengah baya dibuat dengan panjang hingga 3 jari di bawah lutut.

2. Pakaian adat Pernikahan

Dalam pakaian adat pernikahan Riau untuk pengantin pria mengenakan baju kurung cekak musang lengkap dengan kopiah serta sarungnya.

Sedangkan aksesoris yang digunakan yaitu mahkota, sebai dengan warna kuning pada bahu kiri, sepatu dengan bentuk runcing, canggai yang dikenakan di kelingking, serta keris yang berbentuk kepala burung seringgit dan diletakan di pinggang sebelah kiri.

Sementara itu untuk pakaian adat yang dikenakan pengantin wanita, mengenakan pakaian adat yang bermacam-macam sesuai dengan jenis upacara yang dijalankan. Saat pelaksanaan upacara beriani malam, mengenakan baju kurung Teluk Belanga.

Lalu saat upacara berendam, mengenakan Baju Kurung Cekak kebaya lengan pendek. Dan pada saat pelaksanaan upacara bersanding, mengenakan Kebaya Laboh.

3. Pakaian adat orang dewasa

Masyarakat Riau yang telah berusia dewasa, biasanya mengenakan pakaian adat dalam kesehariannya. Pakaian tersebut memiliki nilai-nilai budaya dan agama yang tinggi.

Untuk pakaian adat pria masyarakat Riau, mengenakan pakaian yang disebut dengan Baju Kurung Cekak Musang, yaitu baju semacam busana muslim dan dipadukan dengan bawahan celana panjang yang longgar. Pakaian ini dipakai bersama dengan sarung dan juga kopiah.

Sedangkan bagi pakaian adat wanita Riau, pakaian adat yang dikenakan ada 3 macam yang berbeda, yaitu baju kebaya pendek, baju kurung tulang belut, baju kurung laboh, dan baju kurung tulang belut.

Baju-baju tersebut dikenakan bersama dengan kain selendang yang berfungsi sebagai penutup kepala. Disamping itu, baju wanita tersebut dapat dipadukan dengan kerudung atau jilbab.

4. Pakaian Adat Sehari-hari Untuk Orang Tua

Selain pakaian adat yang dikenakan oleh orang dewasa, masyarakat Riau yang telah berusia lanjut pun memiliki pakaian adatnya sendiri.

Untuk pria setengah baya atau yang telah berusia lanjut mengenakan baju kurung teluk belanga atau baju kurung cekak musang yang terbuat dari kain katun atau kain lejo. Kedua macam pakaian tersebut tidak adanya bedanya, sama sama bernuansa religi.

Sedangkan bagi wanita Riau yang berusia lanjut, mengenakan pakaian adat baju kebaya lengan pendek, kebaya laboh dan baju kurung teluk belanga, lengkap dengan selendang yang berfungsi sebagai kerudung. Biasanya wanita juga memadukan dengan jilbab.

Itulah beberapa macam pakaian adat Riau dengan ciri khasnya masing-masing yang indah dan bagus. Adanya nilai luhur adat melayu bercampur islam dicerminkan dalam pakaian adat yang dikenakan masyarakat Riau.